8 Faktor yang Menyebabkan Orang Lebih Memilih Youtube Dibanding TV

Diposting pada

Penyebab TV mulai ditinggalkan dan beralih ke Youtube – Zaman kian hari silih berganti. Mulai dari zaman batu yang dimana manusia saat itu masih bersifat nomaden hingga saat ini zaman yang dimana koneksi internet sangat dibutuhkan. Segala sesuatu pasti dapat berhubungan dengan internet ini seperti mencari informasi, komunikasi, hingga mencari hiburan berupa menonton film pun ada internet.

Ketika zaman dulu atau tepatnya kurang lebih sebelum tahun 2004 dimana orang-orang masih banyak sekali yang belum memiliki hp android dan pastinya kata internet belum terlalu familiar saat itu sehingga orang-orang pada waktu itu masih menggunakan televisi (TV) sebagai media hiburan mereka.
Berbeda halnya dengan kita sebagai generasi milenial saat ini, kita apa-apa sudah menggunakan smartphone, laptop, komputer, dan tentunya harus ada koneksi internet sebagai jantungnya dalam kegiatan kita sehari-hari.

Alasan Youtube Lebih Laku Dibanding TV

Mungkin kamu termasuk orang yang memilih menonton youtube dibandingkan menonton siaran televisi dengan alasan tertentu. Bahkan mungkin kamu termasuk juga orang yang sudah tidak pernah menonton televisi karena menganggap semua yang ada di TV pasti ada di youtube. Saya juga begitu sih hehe.
Selain kamu yang lebih memilih menonton youtube dibanding menonton tv, pasti banyak juga orang lain yang sama seperti kamu. Lalu apa sih alasan orang-orang lebih memilih menonton youtube dibanding menonton siaran televisi? Simak di bawah ini.

Faktor Penyebab Orang Lebih Memilih Youtube Dibanding TV

1. Siaran Kartun

Tayangan Kartun

Alasan saya tidak pernah menonton televisi lagi dan beralih menonton youtube saja karena di TV itu siaran kartun sudah mulai berkurang bahkan terbilang hampir tidak ada sedangkan di youtube banyak sekali jenis kartun yang tersebar di sana. Mulai dari kartun asal Jepang (Anime), hingga kartun atau gambar animasi stick man ada di sana. Sekarang yang saya lagi suka ketika nonton youtube adalah menonton anime dan juga pencilmate (karya pensil yang bergerak).

Kenapa dulu saya suka sekali menonton TV? Karena dulu di televisi ada channel yang dinamakan spacetoon yang dimana sebagian besar siaran dari channel itu adalah kartun seperti ninja hatori, beyblade, code lyoko, dan masih banyak lagi deh. Sekarang channel itu sudah tidak ada di televisi dan bilapun ada kartun yang tayang di channel lain, pasti keliatan belahan sedikit langsung disensor. Hal ini sangat jauh berbeda dibandingkan dengan Youtube.

2. Jam Tayang

Jam Tayang

Jam tayang juga sangat mempengaruhi minat seseorang apakah untuk menonton televisi ataupun menonton youtube saja. Ada aturan mutlak ketika kita hendak menonton televisi dimana bila kita ingin menonton siaran C, maka kita harus menonton siaran A dan B terlebih dahulu hingga siaran A dan B itu jam tayangnya habis dan waktunya siaran C dimulai. Berbeda halnya dengan Youtube, kita bisa menonton film itu kapan saja dan apabila film itu belum dipublish, maka kita dapat menonton film yang lainnya di youtube terlebih dahulu.

Apa bedanya? Misalnya di youtube kita ingin menonton tentang kartun stick man, maka bila kartun stickman itu sudah habis, kita dapat mencari kartun stick man yang lainnya. Intinya kita bisa memilih memulai kartun stick man itu terus menerus. Berbeda dengan di TV bila kita menonton stick man, maka bila jam tayangnya sudah habis, kita hanya bisa menunggu lain hari hingga jam tayang stickman itu akan ada lagi.

3. Waktunya Fleksibel (Bisa Kapan Saja)

Bisa Kapan Saja

Misalnya channel youtube kesayangan kita upload video terbaru, maka kita tidak harus menonton saat itu juga. Kita bisa menonton video terbaru dari channel youtube kesayangan kita kapan saja. Berbeda halnya dengan TV, ketika siaran kesayangan kita tayang jam 8 pagi, maka otomatis kita mau tidak mau harus menonton jam 8 pagi juga. Bahkan kita harus menonton sebelum jam 8 pagi, sehingga kita tidak ketinggalan satu momenpun dari siaran kesayangan kita. Artinya bila kamu telat menontonnya, maka tidak bisa diulang lagi.

4. Dapat Distop Sementara (Pause)

Bisa dipause

Ketika kita menonton film atau video, pasti ada saja alasan bagi kita mau atau harus melakukan sesuatu, seperti hal yang paling sering terjadi kepada saya adalah tiba-tiba kebelet buang air kecil ketika sedang asik menonton film. Nah apabila saya buang air kecil ketika sedang asik menonton acara TV,  maka saya akan ketinggalan beberapa momen dari video tersebut karena sudah terlanjur berlalu. Seperti kenangan mantan.

Berbeda cerita apabila kita kebelet buang air kecil ketika sedang asik menonton Youtube. Karena bila kita sedang asik menonton video di youtube kemudian kita ada suatu hal yang perlu kita lakukan, maka kita tinggal pause saja dulu video yang sedang kita tonton dan dapat kita mulai lagi ketika kita sudah melakukan hal tersebut. Jadi tidak ketinggalan momen berharga deh.

5. Bisa Didownload

Bisa didownload

Nah enaknya youtube yaitu videonya bisa kita download terlebih dahulu supaya kita nanti bisa menontonya ketika kita sedang offline atau sedang tidak ada kuota. Youtube sudah menyediakan fitur download yang dimana hasil downloadnya disimpan langsung ke dalam aplikasi youtube itu sendiri. Namun ada juga cara mendownload video youtube supaya masuk ke penyimpanan internal, asal tahu caranya. Sehingga bila kita sudah mendownload video tersebut, maka kita dapat menontonnya berkali-kali dan tanpa keluar kuota sedikitpun.

Berbeda dengan televisi, di TV kita tidak bisa mendownload tayangan yang sedang berlangsung sehingga kamu tidak menontonnya berkali-kali.

6. Dapat Dimajukan atau Dimundurkan

Dapat dimajukan atau dimundurkan

Nah bila kita melihat suatu video di youtube namun kita hanya mau melihat suatu hal yang kita anggap menarik maka kita bisa memajukan 10 detik hingga beberapa menit sampai ketemu adegan yang kita cari. Apabila adegan tersebut terlewat, kita bisa memundurkan video tersebut hingga kita berhasil melihat adegan tersebut.

Beda halnya dengan televisi, kita dipaksa menonton dari awal hingga akhir tanpa bisa mempercepat jalannya tayangan ataupun memundurkan acara tayangan.

7. Censored (Sensor)

Sensor youtube masih batas wajar

KPI sering kali menyensor sesuatu yang berbau sedikit buka-bukaan. Seperti tete sapi pun ikut disensor hingga shizuka yang memakai baju renang pun ikut disensor. Sehingga membuat para anak kecil bertanya-tanya “kenapa sih itu disensor” dan membuat anak kecil tertarik untuk mencari tahunya. Berbeda dengan youtube, selagi tidak ada unsur p*rn0 atau unsur t3lanj4ng maka youtube tetap membiarkan video itu ada di youtube, atau bisa dibilang selagi masih batas wajar. Contoh sensor KPI yang berlebihan di televisi dapat kamu lihat di google tentang contoh sensor KPI berlebihan di TV.

8. Iklan

Iklan youtube bisa diskip

Hal yang paling nyata terlihat perbedaan antara Youtube dengan Televisi adalah dari iklannya. Iklan di youtube paling lama adalah 30 detikan (kalau tidak salah), sedangkan televisi bisa bermenit-menit lamanya. Bahkan pada acara televisi jumlah iklannya begitu sangat banyak sehingga tidak dapat dihitung dengan jari, sedangkan youtube rata-rata iklannya bisa diskip dalam 5 detik.

Baca juga: Cara Memutar Video Youtube di Latar Belakang Android

Tadi merupakan 8 faktor yang menyebabkan generasi millenial seperti kita jadi lebih jarang menonton televisi dan lebih sering menonton youtube. Sebenarnya masih banyak lagi faktor yang dapat menyebabkan orang tidak suka lagi menonton TV, namun menurut saya 6 faktor di atas merupakan faktor terpenting 

Inilah mengapa muncul slogan Youtube Youtube lebih dari TV Boom hehe.

Sekian artikel dari amtread.com mengenai 7 faktor penyebab youtube lebih laris dibandingkan TV masa kini. Semoga bisa menjadi wawasan bagi kamu dan silahkan share bila menurut kamu artikel ini bermanfaat bagi banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *